Ahmed

Digital Nomad

Denpasar, 15 Maret 2021 Menyepi. Tadi malam adalah total darkness, hampir tidak ada lampu yang menyala. Semua umat larut dalam kekhusyukan budaya di pulau surga ini. Ini adalah pemandangan tahunan

Sepi Sendiri

with comments

Denpasar, 14 Maret 2021 Menyepi... Dari diriku yang selalu penuh ambisi dari amarahnya yang kadang tak terkendali dan dari ujian yang datang tanpa spasi Tapi aku tidak pernah sendiri ada sepi yang

The Harmony

with comments

Untukku... untuk diriku, dan rindumu, yang tak lagi jadi satu untuk pilu itu, yang sudah lama tak kusentuh untukmu... dan untuk amarah yang tak kunjung berlalu dalam sepi ini dalam hangat yang tak

Kasih Tiada Lagi

with comments

Pernah kuresapi manisnya pelipur lara ketika kutelan pahit tanpanya Penuh keagungan dahulu, kini, dan nanti adanya Seanggun pesona mentari menyapa Ketulusan yang tak pernah hilang dari sisi putih

Kisah SMA Tanpa Judul

with comments

Makassar, 2007 Sungguh suatu keputusan yang berat sebelah, ketika sesuatu yang sangat berharga dalam diri kita terenggut oleh keadaan. Ironisnya, keadaan tersebut juga menuntut keadilan setelah
Ketahuilah, cinta pertama seorang anak adalah orang tuanya, terutama ibu. Bukan pacar, bukan sahabat, gebetan, atau odo2, atau apapun di luar dari keluarga. Maka pas banget nih momennya, buat
Ba'da magrib selepas petang, dalam perjalanan ke apotek, bersebelahan dengan empat orang anak kecil. Sekilas pembicaraan mereka tentang struktur organisasi sekolah mereka. Awalnya saya cuma menyimak,
Dilema antara kerja dan kebebasan Hai sobat, di dunia nyata maupun maya. Salut buat kalian yang tidak ikut-ikutan terbawa arus euforia, tidak ikut meramaikan kasih sayang semu sehari saja. Tidak
Assalamu Alaikum dan selamat malam sahabat netizen Saya bakal mengajak Anda untuk sedikit membuka hati dan pikiran, sedikit lebih rasional, tentang suatu fenomena: yakni berdoa di akun sosial media.
Doa dan Harap. Assalamu alaikum buatmu yang pernah terindah di manapun kau berada sekarang. Rasa-rasanya emang udah mustahil mengharapkan perhatianmu walau secuil. Asal kau tahu saja, kenapa saya
Dilema antara kerja dan kuliah Pernah kuukir satu nama, di atas batu permata. Agar suatu saat, ketika orang lain menemukannya, kemudian menjualnya dengan harga yang tak terkira. Ada masa dimana
Kelabu Diriku. Ada hitam dan putih di sini tapi kuingin rajut warnaku sendiri Kalau bisa, aku maunya abu-abu penuh sensasi meski sarat teka-teki, dan nampak ngambang tak berkaki, tetap pilihanku
Sejatinya langit jadi naungan kita, dan bumi relakan dirinya untuk kita nikmati kemegahannya. Untuk menempati relung-relung nirwana, dan sejenak kita menatap pesonanya yang kian menyilaukan mata.
Nama kita tak lagi asing bukan lagi sekadar kutipan lawakan garing di mana kita dulu hanya mampu berbaring sembari melihat kehancuran kita di balik puing apapun yang dapat kita raih, dalam naungan
Cinta Sederhana Kita Kuinginkan cinta sederhana lagi tanpa banyak warna ditiap sisi ingatlah rintangan yang pernah kita lalui dan semua asa yang telah dihinggapi Waktu bukanlah esensi sebab, kita