Doaku Untukmu

Pandangan mataku terbatas, tak mampu menyingkap rahasia indah di balik busana taqwamu.

Mulutku teriakannya tak cukup keras untuk merobek telingamu dengan kisah-kisah kepedulianku.

Tanganku tak cukup lincah meluruskan untaian rindu kita yang sempat kusut.

Tapi...

Hatiku sama sekali tak punya batasan. Tak terbatas untuk menyebut namamu dalam doaku sepanjang waktu, demi sekadar menyapamu.

Meski tak dapat kugenggam langsung tanganmu, setidaknya doaku untukmu sudah cukup untuk mengobati kerinduanku....

- Ahmed Sholeh

Top