Ahmed

Digital Nomad

Sejatinya langit jadi naungan kita, dan bumi relakan dirinya untuk kita nikmati kemegahannya. Untuk menempati relung-relung nirwana, dan sejenak kita menatap pesonanya yang kian menyilaukan mata.
Nama kita tak lagi asing bukan lagi sekadar kutipan lawakan garing di mana kita dulu hanya mampu berbaring sembari melihat kehancuran kita di balik puing apapun yang dapat kita raih, dalam naungan
Cinta Sederhana Kita Kuinginkan cinta sederhana lagi tanpa banyak warna ditiap sisi ingatlah rintangan yang pernah kita lalui dan semua asa yang telah dihinggapi Waktu bukanlah esensi sebab, kita
Makassar, 2007 Kenangan Lalu Masih adakah penghargaan menanti Hingga lenyap semua hari mencari sesuatu yang hakiki layaknya sesuatu yang berarti Namun apa arti semua itu? Hanya akan lenyap seperti
Makassar, 2009 Hatiku Berbisik Ku ingin sejenak menenangkan jiwa Setelah sedikit terusik dan terpedaya Sejuknya udara pagi dan mata terpejam Akan kusampaikan sebuah pesan Bisikku dari hati... Dari
Pahamilah makna semangat kami, sebelum engkau beranjak dari duniamu ke dunia kami... Mahasiswa Santun Jutaan dari mereka tengah bersiap memasuki fase yang tidak lagi menggigit. Saat mereka riuh