Ahmed

Digital Nomad

Kelabu Diriku. Ada hitam dan putih di sini tapi kuingin rajut warnaku sendiri Kalau bisa, aku maunya abu-abu penuh sensasi meski sarat teka-teki, dan nampak ngambang tak berkaki, tetap pilihanku
Sejatinya langit jadi naungan kita, dan bumi relakan dirinya untuk kita nikmati kemegahannya. Untuk menempati relung-relung nirwana, dan sejenak kita menatap pesonanya yang kian menyilaukan mata.
Nama kita tak lagi asing bukan lagi sekadar kutipan lawakan garing di mana kita dulu hanya mampu berbaring sembari melihat kehancuran kita di balik puing apapun yang dapat kita raih, dalam naungan
Cinta Sederhana Kita Kuinginkan cinta sederhana lagi tanpa banyak warna ditiap sisi ingatlah rintangan yang pernah kita lalui dan semua asa yang telah dihinggapi Waktu bukanlah esensi sebab, kita
Makassar, 2007 Kenangan Lalu Masih adakah penghargaan menanti Hingga lenyap semua hari mencari sesuatu yang hakiki layaknya sesuatu yang berarti Namun apa arti semua itu? Hanya akan lenyap seperti
Makassar, 2009 Hatiku Berbisik Ku ingin sejenak menenangkan jiwa Setelah sedikit terusik dan terpedaya Sejuknya udara pagi dan mata terpejam Akan kusampaikan sebuah pesan Bisikku dari hati... Dari
Pahamilah makna semangat kami, sebelum engkau beranjak dari duniamu ke dunia kami... Mahasiswa Santun Jutaan dari mereka tengah bersiap memasuki fase yang tidak lagi menggigit. Saat mereka riuh
Ingatlah ketika kita bersama, dimana kita masih satu dalam merajut asa. Mereka yang akan jadi penguasa, dan mereka yang dibutuhkan tenaga dan suaranya, bersatu dalam keakraban dan tanpa terasa, hal
Percakapan semalam antara saya dan Namira mengenai redup terang lilin yang awal mula dicetuskan oleh dosen kami, Pak Februadi. Cahaya Kehidupan. Namira: kak bagaimana caranya menerangkan lilin?

Cukup Satu Bintang

with comments

Makassar, 2010 Aku tahu kau tak sempurna karena diriku juga demikian Dunia tak pernah melarang untuk kita saling mencinta Cukup satu bintang yang membuatku tek jemu memandang Ketika ia menebar

Aku Tak Punya Pacar

with comments

Makassar, 2007 Aku tak punya pacar dan selalu termenung dalam kesunyian Aku tak punya pacar karena memang itu yang ku inginkan Pada dasarnya, ku hanya manusia biasa yang juga punya hasrat dan sejuta

Happy (fuck) Valentine Day!

with comments

Makassar, 2009 Apa Yang Seharusnya??? Tibalah pada suatu masa yang aku sendiri tak menyadari kehadirannya Sambutlah detik-detik penuh makna saat merenung dan kutulis sebuah agenda Tidak hari ini,

Si Manis Dibalik Jilbab

with comments

Makassar, 2008 Selama ini kau selalu hadir dalam mimpiku Mengukir indah untaian nada sendu Kupikir kau hanya hidup dalam khayalku Karena ku yakin kau takkan ada untukku Aku bertanya Siapakah si manis

Tidur

with comments

Makassar, 2009 Aku mau tidur... Untuk menghilangkan penat dan peluhku Setelah mungkin sehari sia-sia berlalu Dan tiada seorang pun yang tahu Aku hanya perlu tidur... Karena itu satu-satunya